Install Steam
sign in
|
language
简体中文 (Simplified Chinese)
繁體中文 (Traditional Chinese)
日本語 (Japanese)
한국어 (Korean)
ไทย (Thai)
Bahasa Indonesia (Indonesian)
Bahasa Melayu (Malay) BETA
Български (Bulgarian)
Čeština (Czech)
Dansk (Danish)
Deutsch (German)
Español - España (Spanish - Spain)
Español - Latinoamérica (Spanish - Latin America)
Ελληνικά (Greek)
Français (French)
Italiano (Italian)
Magyar (Hungarian)
Nederlands (Dutch)
Norsk (Norwegian)
Polski (Polish)
Português (Portuguese - Portugal)
Português - Brasil (Portuguese - Brazil)
Română (Romanian)
Русский (Russian)
Suomi (Finnish)
Svenska (Swedish)
Türkçe (Turkish)
Tiếng Việt (Vietnamese)
Українська (Ukrainian)
Report a translation problem




⠸⡇⠀⠿⡀⠀⠀⠀⣀⡴⢿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣷⣦⡀
⠀⠀⠀⠀⠑⢄⣠⠾⠁⣀⣄⡈⠙⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣆
⠀⠀⠀⠀⢀⡀⠁⠀⠀⠈⠙⠛⠂⠈⣿⣿⣿⣿⣿⠿⡿⢿⣆
⠀⠀⠀⢀⡾⣁⣀⠀⠴⠂⠙⣗⡀⠀⢻⣿⣿⠭⢤⣴⣦⣤⣹⠀⠀⠀⢀⢴⣶⣆
⠀⠀⢀⣾⣿⣿⣿⣷⣮⣽⣾⣿⣥⣴⣿⣿⡿⢂⠔⢚⡿⢿⣿⣦⣴⣾⠸⣼⡿
⠀⢀⡞⠁⠙⠻⠿⠟⠉⠀⠛⢹⣿⣿⣿⣿⣿⣌⢤⣼⣿⣾⣿⡟⠉
⠀⣾⣷⣶⠇⠀⠀⣤⣄⣀⡀⠈⠻⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⡇
⠀⠉⠈⠉⠀⠀⢦⡈⢻⣿⣿⣿⣶⣶⣶⣶⣤⣽⡹⣿⣿⣿⣿⡇
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠀⠉⠲⣽⡻⢿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣷⣜⣿⣿⣿⡇
⠀⠀ ⠀⠀⠀⠀⠀⢸⣿⣿⣷⣶⣮⣭⣽⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⠇
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⣀⣀⣈⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⠇
⠀⠀⠀⠀⠀⠀⢿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿
Penjelasan
Saulus, yang kemudian dikenal sebagai Paulus, adalah seorang Farisi yang giat menganiaya pengikut Yesus.
Saulus meminta surat kuasa dari Imam Besar untuk menangkap pengikut Yesus di Damsyik.
Dalam perjalanan ke Damsyik, Saulus dikelilingi cahaya memancar dari langit.
Saulus mendengar suara yang berkata kepadanya, "Saulus, Saulus, mengapakah engkau menganiaya Aku?".
Saulus menjawab, "Siapakah Engkau, Tuhan?".
Yesus menjawab, "Akulah Yesus yang kauaniaya itu".
Yesus menyuruh Saulus bangun dan pergi ke dalam kota.
Saulus menjadi buta setelah kejadian itu.
Ananias menyembuhkan mata Saulus atas perintah Yesus.
Saulus bertobat dan dibaptis.
Saulus menjadi pengikut Kristus dan diangkat menjadi Rasul Yesus bagi para bangsa.
⣾⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣧⢀⠙⣿⣿⣿
⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⣿⠟⣩⡹⣿⣿⣿⣿⣿⢿⣧⠱⡘⣿⣿
⣿⣿⣿⣿⡛⠿⣿⣿⣿⣿⣾⢸⣷⡝⣿⣿⣿⣿⢸⣿⡆⡇⢻⣿
⣿⣿⣿⣿⡟⣿⣿⣿⣿⠹⡟⢈⠉⠩⠈⣛⣛⢿⣇⣿⡇⣽⡸⣿
⣿⣿⣿⡟⡡⠉⡉⢰⣿⣿⣿⣯⢰⣷⢀⣿⣿⢸⣿⣿⣧⢹⠇⣿
⣿⡫⣵⣰⣇⢴⡆⣸⣿⣿⣿⣿⣷⣶⣿⣿⣿⢸⣿⣿⠿⡸⣰⣿
⣿⣷⡹⣿⣿⣶⣾⣿⣿⡏⣭⣛⡻⣿⣿⣿⠏⡾⢟⣣⣬⡭⠭⢭
⣿⣿⣷⠹⠿⣿⣿⣿⣿⡇⣿⣿⣿⡎⢟⣭⢊⣴⣿⣿⢡⣾⣿⣷
⠟⣁⢶⣿⣿⣶⣶⡖⣬⣭⣙⢿⣿⢟⣼⢣⣿⣿⣿⡿⢸⣿⣿⣿
⣾⣿⣷⡝⣿⣿⣿⡗⣝⠿⢿⣟⠉⣹⢏⣾⣿⡟⣭⣶⣿⣫⣿⣿
⣿⣿⣿⣧⠹⣿⢟⣼⣿⣿⣷⣮⡃⠘⣼⣿⣿⡇⣿⣿⣿⣿⣿⣿