8
Products
reviewed
65
Products
in account

Recent reviews by actbare

Showing 1-8 of 8 entries
1 person found this review helpful
31.4 hrs on record (29.6 hrs at review time)
game bagus
Posted 15 September, 2025.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
34 people found this review helpful
1 person found this review funny
1
97.4 hrs on record (22.4 hrs at review time)
Damn, I'm addicted.

I want unlock fps & VSync in the setting option.
Posted 15 July, 2025.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
1 person found this review helpful
1 person found this review funny
95.1 hrs on record (7.9 hrs at review time)
Good game.
I got my Rio.

Oi, wait! Don’t just rely on takeout food. I know you have a perfectionist side, Rio. You definitely have talent and will come to enjoy cooking. Oi, wait! Listen to me. Changing your perspective is important. Cooking for yourself might feel inefficient if not done properly, but it can be fun if you think of it like building a character in a game—where you customize the nutrients according to your needs. Besides, you have an artistic sense. I know you can pay attention to how your dishes look. That way, your meals can be colorful, healthy, and enjoyable. It’s a useful hobby, isn’t it?

Oi, wait! If you understand how important protein and vitamins are, start by meeting your needs with supplements, then try cooking your favorite foods. If there are nutrients you can’t get from food, just supplement them for now. You have a beautiful face. So, while you’re still a teenager, build good habits to keep looking radiant.

Oi, wait! A healthy life starts with food and sleep. Listen to me, Rio. While your metabolism still works well in your youth, find happiness in eating. In the meantime, add amino acids with EAA. Don’t just focus on the three main nutrients—minerals and vitamins are just as important. Also, always pay attention to dietary fiber in your carbs. It will help your digestion. Believe me, your overall health depends on your gut. You’ve never heard of anyone with a messed-up mind and a healthy gut, right? The gut is like the control center of the mind.

Keep your body warm while you sleep, Rio. Use a tummy warmer if needed. If you sweat, use baby powder. Oi, don’t be lazy! Skincare is like collecting bonus points. It might not feel important while you’re a teen, but it’ll pay off later if it becomes a habit. Your smooth skin is an asset. Don’t ruin it.

If you take care of your eating habits, your easily shaken mindset will become more stable in the long run. If you fall too deep, even your lifestyle habits will be hard to fix. Oi, is your room messy? If it’s still a mess the next time I check, I’ll help clean it up until it’s done.

Take a warm bath. Don’t say it’s a waste of time. You’re only saying that because you don’t know how many health benefits it has. When you’re young, your body naturally feels warm, so you don’t realize it. But warm baths improve blood circulation, like massaging your internal organs, and they have many other benefits. Once you understand that, don’t ever skip a warm bath again. Even if you try it just once, I’m sure you’ll feel the difference right away.

Oi, wait! Don’t say I’m only preaching about health and food because I’m old. Once you reach middle age, you’ll understand why adults talk so much about health. As long as I’m your mentor, listen to me. Someday, you’ll thank me for it.

Alright, since you listened this far, I’ll make you chicken donburi and potato chips. Let’s practice chewing longer so you don’t feel full too quickly. Oh, and we’ll make something avant-garde too. Oi, don’t get sleepy! I won’t let you run away.
Posted 3 July, 2025. Last edited 14 July, 2025.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
No one has rated this review as helpful yet
75.9 hrs on record
What a banger game.

There were some things I don't like: No manual save, no map in every location (although this is an expedition??? missing the opportunity to make a map from zero), and somehow I can't save/load at first.

It's not perfect, but still, this game is great!
Posted 7 May, 2025. Last edited 17 May, 2025.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
1 person found this review helpful
1 person found this review funny
245.4 hrs on record (229.4 hrs at review time)
aku masih wuwa
3.1 gokil
Posted 28 April, 2025. Last edited 5 February.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
No one has rated this review as helpful yet
16.4 hrs on record (10.0 hrs at review time)
The music and sound design are great.
Posted 23 February, 2025.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
7 people found this review helpful
1
93.7 hrs on record (80.2 hrs at review time)
(Spoiler Warning)
Waktunya review berhubung sudah tamat. Enggak sampai 100%, cuma lengkapin 120 karakter doang. Makan waktu hampir 80 jam.
(Disclaimer: Tulisan ini pendapat pribadi. Mungkin bakal nyebut Suikoden because of obvious reasons. Meski cuma pernah namatin Suikoden 1-2 beberapa kali, yang 3 nyentuh doang dan baca komiknya.)

Apa ini betulan bisa disebut spiritual successor Suikoden?
Ya, bisa dianggap begitu.
Apa plek ketiplek sama Suikoden?
Karena (mendiang) orang yang bikin sama, gak heran kalau ada kesamaan. Toh tujuannya memang begitu juga. Cuma jawabannya antara ya dan enggak.
Diperhatikan sekilas ada ambil unsur dari Suikoden 1-2-3.

Pertama soal visual.
Wah, gak ada protes sih ini. Bagus banget. Sprite 2D rasa Suikoden 2 dipadu lingkungan 3D enak banget lihatnya.
Audio.
Ada beberapa komposer, salah satunya Motoi Sakuraba. Biasa tahunya dari seri Tales, tapi di sini agak beda. Oke, sih.
Oiya, dikasih full voice membantu banget bikin karakternya lebih hidup.

Cerita.
Meski hubungan antarkarakternya lumayan, tapi perkembangan cerita di awal sampai punya kastel sendiri terasa kurang ngena. Kalau saya bilang sih MC Nowa ini kayak enggak ada dorongan yang mengharuskan dia menjadi pemimpin pemberontakan. Ada satu pas kampung halamannya dibakar, tapi ini kurang bisa jadi dorongan karena orang-orangnya pada selamat. Pas balik lagi ke kampung, rumah-rumahnya masih berdiri, gak rata dengan tanah, orang-orangnya pun masih hidup di situ. Janji sama Perrielle pun gak bisa dibilang jadi dorongan kuat, karena di sini pun dia masih hidup sampai bisa direkrut entar. Beda cerita kalau dia mati di sini, dengan begitu, bisa jadi dorongan kuat (hehe).
Dibandingkan dengan Suikoden (khususnya 2), itu banyak banget kejadian-kejadian yang jadi dorongan kuat bagi MC supaya jadi pemimpin aliansi pemberontakan. Eiyuden jadi jadi terlihat "jinak" banget. Dibandingin sama Seign dan Marisa pun, ini berdua punya dorongan lebih kuat ketimbang Nowa.
Namun, cerita setelah dapat kastel saya pikir makin lama makin bagus. Di beberapa bagian kayak, "Kok yang ini kurang lama ya," meski play time sudah belasan-puluhan jam (wkwk). Di sini musuhnya fokus ke satu orang sampai akhir, si Adipati Aldric doang, jadi musuh bersama. Bukan hal buruk, justru oke ada musuh bersama sampai akhir. Itu 1-on-1 tiga kali di akhir keren.
Balik ke soal dorongan Nowa. Malah adanya pas mau terakhir setelah menang perang lawan Aldric, sebelum serbu kastel. Perrielle mati ngelindungin Nowa. Malah di sini njir, sebelum dungeon terakhir. Itu pun kasusny kalau belum ngumpulin 119 karakter. Kalau sudah ngumpulin 119, karakter ke 120 bakal muncul ngelindungin Perrielle, dan gak mati.

Gameplay.
Tentu saja, basisnya diambil dari Suikoden (khususnya 1-2). Gelut enam orang bisa magic/rune dan unite/combo. Ada beberapa tambahan seperti karakter support dan gimmick. Juga ada SP dan MP, serta jenis serangan.
Cuma ini di awal-awal kerasa gak balance. Butuh SP untuk skill dan hero combo itu gak enak TBH. Apalagi syarat hero combo kudu sama-sama keisi, terus pas dipakai, DMG-nya gak ada rasanya. Malah lebih cuan ATK masing-masing. Untuk MP, kerasa mahal karena potion MP mitos. Refresh point juga mitos, harus balik ke penginapan kalau mau ngisi HP/MP. Beneran di awal-awal itu gak enak banget. Kena DMG sampai 100, heal cuma 40-an, kocak.
Idealnya, kalau kasusnya begini, tiap sumber daya ya harus untuk masing-masing command. SP untuk skill doang, MP untuk rune doang, hero combo harusnya terpisah (atau gak pakai SP, jadi kalau DMG gak seberapa, gak bakal protes). Misalnya, kalau pakai hero combo ada drawback-nya gitu. Itu baru resource/sumber daya buat gelut, belum lagi angka stats yang agak gimana gitu di awal.
Bisa jadi karena sistem strong-weakness juga. Selain elemen, ada slash-thrust-blunt-grapple-aerial. Tapi gak ada dikasih tahu sebelum kita ngalain musuh dan sebelum punya perpustakaan.
Baru kerasa lebih enak ketika di pertengahan dan akhir. Ya karena baru pahamnya di sini.

Sistem & QoL.
Mayoritas jadul persis Suikoden 1-2 memang karena basisnya dari situ.
Mungkin bagian paling bikin santai bagi saya fitur auto, dan ini bisa diatur sebagaimana rupa di menu Battle Plan. Lalu QoL paling bikin terima kasih adalah karakter peramal yang bisa ngasih tahu hint di mana karakter yang bisa direkrut. Berkat ini bisa lengkap 120 karakter meski blind run. Ada menu Story, ada sedikit rangkuman dan petunjuk harus gimana/ke mana, cukup membantu. Nunjukin siapa jalan kapan tiap gelut juga membantu.
Sebelum ada yang bilang, "Ada skip gak?" jawabannya ada. Memang gak tampak, tapi pencet dan tahan B/lingkaran di kontroler.
Ada yang gak enak juga tiap kali buka menu. Buka menu itu gak bisa pilih langsung menu apa, harus satu-satu, mau geser pun ada delay-nya. Anjim bet, lama. Gak wuss-wuss.
Contoh lain, tiap tempa senjata itu harus satu-satu juga, gak bisa skip skip level. Ini gak perlu kayak Suikoden yang satu-satu. Capek.

Markas & Mini games.
-Perang. Cukup asyik, hanya saja, ini juga lama. Perlu ada fitur fast-forward. Tapi mungkin ini juga alasan kenapa mini game ini jarang banget di main story. Bisa dihitung pakai jari berapa kali.
-Naikin level markas di sini gak otomatis naik kalau rekrut tiap beberapa karakter. Naikin level manual, begitu juga fasilitas-fasilitasnya. Markas dan kamar bisa dihias juga setelah dapat karakter yang bikin dekorasi. Butuh kolektibel kayak kayu, batu, hasil tambang, dll.
-Masak. Persis banget sama Suikoden 2 (wkwk). Pencet tombol A/X bukan lagi teori, di sini beneran membantu. Cuma di sini skornya rigged, gak balance.
-Balapan. Asal dapat binatang bagus yang statnya dinaikin terus, pasti menang.
-Mancing. Sederhana sesuai namanya.
-Beigoma. Ini mah beyblade. Susahnya di awal pas nyari drop beigoma. Bego mah. Baru enak pas udah dapat equipment nambah drop rate dan rekrut Dr. Corque.
-Kartu. Cukup seru dan menantang. Sudah jelas ada momen brewek kartu. Aturannya gak susah, lawannya yang susah, Hildi awikwok.
-Duel satu lawan satu. Keren banget. Visual top-notch. Cuma gak kerasa batu-gunting-kertas kayak di Suikoden. Asal level mencukupi/gede, atk atk atk doang menang sendiri (lol).
-Teater. Terbaik. Nonton drama panggung dengan peran yang bisa kita atur sendiri. Seiyuu-nya rekam semua peran di semua skenario. Alasan delay setahun.

Karakter.
Banyak sekali yang likeable. Benar-benar hidup punya kisah sendiri. Saya suka banget ini karakter yang direkrut random sama ternyata jadi penting di main story, atau setidaknya di cerita selama dijalani. Misal Carrie, secara cerita kan dia random banget nongol di Hishahn, tapi justru hampir selalu ikut tiap rapat karena dia orang penting untuk transportasi... pakai teleport. Atau Milana, yang tiba-tiba dateng di ruko, ternyata punya interaksi bagus sama Markus kalau ikut dibawa.
Semuanya punya satu-dua line voiced di main story. Jadi punya rasa keikutsertaan.
Shipping. Enggak terlalu ditampakin sih, tapi ada yang jelas dari dialognya. Kayak Yaelu punya rasa ke Seign, soalnya punya event ngobrol malam, seperti Suikoden. Ada juga yang eksplisit dikasih tahu cinta segitiga antara Alwe, Lilwn, dan Lakian. Kurtz (chef) sama istrinya drama banget (lol). Cuma satu yang menurut saya harus ditambahin lebih, Nowa sama Perrielle. Nanggung banget anjir. Bisa balik lagi ke masalah dorongan padahal.
Lalu, minusnya di karakter ini justru tiga MC-nya ini kayak kurang ada hubungan bertiga. Sering kali misah. Kalah jauh sama tiga karakter Eiyuden Chronicle Rising, yang mana chemistry-nya bagus bet, dari kerja sama sampai cekcok konflik. Bahkan bagusnya CJ-Isha-Garoo kebawa sampai main game-nya. Cuma bentar, tapi saya bisa bilang ngalahin Nowa-Seign-Marisa.


Kesimpulan.
Secara pribadi, memuaskan meskipun cerita di awal kerasa lemah. Seiiring berjalannya cerita ada momen-momen bagus yang bikin ngena. Bagi saya sendiri, worth nunggu empat tahun, toh banyak juga yang masih bisa dimainin.
Entah ngomentarin apa lagi. Kalau gak ada, berarti lupa ditulis.
Posted 5 May, 2024. Last edited 5 May, 2024.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
4 people found this review helpful
2 people found this review funny
211.4 hrs on record (4.2 hrs at review time)
aku gbf
Posted 1 February, 2024.
Was this review helpful? Yes No Funny Award
Showing 1-8 of 8 entries